Abstrak
Tokoh-tokoh
pergerakan islam kontemporer seperti Yusuf Qordhowi, Hassan Al Banna, Taqiyuddin al-Nabhani, dll mencoba memberikan solusi
atas kekacauan dunia saat ini. Kondisi dunia dengan berbagai konspirasi dan
propaganda membutuhkan pergerakan-pergerakan untuk menuntaskan hal itu.
Pemikiran-pemikiran tersebut diatas menghasilkan berbagai pergerakan islam,
seperti Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Jemaah Tabligh, Salafy. Dsb di skala
Internasional. Pergerakan Islam yang kini mulai bahkan sudah merambah ke
Indonesia tidak hanya yang berbau Tradisional seperti NU dan modernya
Muhamadiyyah.
Pergerakan-pergerakan yang ada
saat ini memiliki kekhasan nya masing-masing, memiliki kekurangan dan kelebihan
dalam segi pemikiran dan pergerakan. Jemaah tabligh dengan cara berdakwahnya
yang fokus, Ikhwanul Muslimin dengan politik dan tarbiyahnya, Hizbut Tahrir
dengan syariah dan khlilafah dan kaum salaf dengan sunnahnya.
Perbedaan yang sangat mencolok
dari setiap pergerakan kini menjadi sebuah ancaman bagi perpecahan ummat karena
perbedaan strategi pencapaian setiap tujuan, sehingga perlu adanya pemahaman di
skala internasional tentang esensi pergerakan islam untuk jihad fisabilillah,
dapat melalui jalan mana saja asal tujuan utama adalah Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar