Kamis, 26 Januari 2012

sasieur sabeunyeureun


Abstrak

Tokoh-tokoh pergerakan islam kontemporer seperti Yusuf Qordhowi, Hassan Al Banna, Taqiyuddin al-Nabhani, dll mencoba memberikan solusi atas kekacauan dunia saat ini. Kondisi dunia dengan berbagai konspirasi dan propaganda membutuhkan pergerakan-pergerakan untuk menuntaskan hal itu. Pemikiran-pemikiran tersebut diatas menghasilkan berbagai pergerakan islam, seperti Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Jemaah Tabligh, Salafy. Dsb di skala Internasional. Pergerakan Islam yang kini mulai bahkan sudah merambah ke Indonesia tidak hanya yang berbau Tradisional seperti NU dan modernya Muhamadiyyah.
Pergerakan-pergerakan yang ada saat ini memiliki kekhasan nya masing-masing, memiliki kekurangan dan kelebihan dalam segi pemikiran dan pergerakan. Jemaah tabligh dengan cara berdakwahnya yang fokus, Ikhwanul Muslimin dengan politik dan tarbiyahnya, Hizbut Tahrir dengan syariah dan khlilafah dan kaum salaf dengan sunnahnya.
Perbedaan yang sangat mencolok dari setiap pergerakan kini menjadi sebuah ancaman bagi perpecahan ummat karena perbedaan strategi pencapaian setiap tujuan, sehingga perlu adanya pemahaman di skala internasional tentang esensi pergerakan islam untuk jihad fisabilillah, dapat melalui jalan mana saja asal tujuan utama adalah Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar